Bilic Akui Tekanan Besar di Posisi Pelatih West Ham Saat Ini

Bilic Akui Tekanan Besar di Posisi Pelatih West Ham Saat Ini

Dalam wacana berita sepak bola Indonesia online dari kami kali ini di informasikan kepada pembaca setia kami semua bahwa Pelatih West Ham, Slaven Bilic, mengakui ia mendapat tekanan sebelum saat timnya menuai kemenangan 2-0 atas Huddersfield terhadap lanjutan Liga Primer di Stadion London, Selasa (11/9) dini hari WIB. Sebelumnya, spekulasi muncul bahwa Bilic terancam didepak dari jabatannya sebagai pelatih setelah the Hammers mencatat kekalahan terhadap tiga laga pembuka mereka musim ini. Namun, di dalam pertandingan kandang pertama mereka ini, the Hammers menawarkan tanggapan positif bersama dua gol yang dipersembahkan oleh Pedro Obiang dan Andre Ayew.

Dua gol itu meyakinkan kemenangan yang terlampau dibutuhkan oleh the Hammers. “Saya telah merasakan tekanan untuk satu tahun penuh sekarang, ini tidak di awali hari ini. Meskipun bagi saya tidak logis berada di bawah tekanan setelah tiga pertandingan saja, tetapi ini adalah sepak bola moderen dan tentu saja saya merasakan tekanannya,” kata Bilic, dilansir dari Sky Sports, Selasa (12/9). Namun demikian, pelatih asal Kroasia ini menyebutkan timnya berusaha melindungi ketenangan dan mengubah sedikit formasi tim. Dan jangan lupa juga sobat football online indonesia untuk mengikuti wacana kami lainnya, tentunya seputar sepak bola online Indonesia.

Ia menyebutkan kepada timnya bahwa mereka bakal lagi ke dasar permainan. Bilic mengaku puas bersama performa para pemain mudanya dan klub keseluruhan. West Ham mengawali tiga laga kandang dan tiga kekalahan sekaligus. Karena itu, Bilic menyebutkan laga melawan Huddersfield ini adalah laga harus menang. Ia mengaku puas bersama langkah timnya bermain. Kalau pun jika the Hammers tidak memenangkan pertandingan. Karena ia menilai para pemain telah perlihatkan performa maksimal.

“Kami bermain bagus, ini bukan pertunjukan yang bagus tetapi ini adalah tampilan paling baik di dalam semua perihal lainnya, di bola kedua, di dalam tekad, di dalam menuntaskannya, meraih sudut dan tendangan bebas dan semua itu. Kami pantas mendapatkannya,” tambahnya. Pelatih berusia 49 tahun ini jadi stadion mereka kini jadi tempat tinggal yang jadi nyaman bagi mereka. Alasannya, timnya perlihatkan lebih dari satu permainan yang terlampau bagus.