Hormati Kontrak dengan Persib, Zola Bila Jam Terbang Lebih

Hormati Kontrak dengan Persib, Zola Bila Jam Terbang Lebih

Pada kesempatan ini kami informasikan dalam artikel seputar berita sepak bola Indonesia online untuk semua pembaca setia kami hari ini, dimana gelandang muda Persib Bandung Gian Zola mengatakan, dia masih akan membela skuat Maung Bandung musim depan. Pemain 19 tahun itu mengatakan, kontraknya masih ada dua tahun lagi bersama Persib dan dia siap menghormati kontrak hal yang demikian. “Masa depan masih ada kontrak sama Persib dua tahun lagi,” kata Zola di Mess Persib, Jumat (10/11).

Zola berkeinginan musim depan bisa memberikan kontribusi lebih baik bagi Maung Bandung. Musim ini, pemain timnas Indonesia U-22 itu merasa masih minim jam untuk bermain. Dari 33 pekan Liga 1 2017, Zola baru merumput 13 kali. Sembilan perlombaan sebagai starter dan empat kali turun sebagai pemain cadangan. Zola menyumbangkan satu gol buat Pangeran Biru. Serta tidak lupa pula jua untuk kami mengingatkan teman kami semua, sobat football online indonesia dapat mengikuti informasi seputar sepak bola online Indonesia terkini kami setiap harinya, seperti Phil Jones Buat Spirit MU Naik Jelang Lomba Kontra Spurs.

Zola menerangkan, dia diminati oleh klub Liga 1 lainnya. Namun Zola menolak menyebutkan nama klub hal yang demikian. Pemain didikan diklat Persib ini cuma memikirkan Persib dan akan berbakti kepada Maung Bandung selama klub masih mengharapkan jasanya. “Ia nawarin ada regu Liga 1, tetapi aku konsentrasi dulu di Persib,” ujar Zola. Zola yaitu pemain tengah dengan ragam bermain box to box. Pemain asli Bandung hal yang demikian punya visi bermain cukup baik. Umpan-umpannya terukur untuk menyuplai bola kepada pemain depan.

Pengamat sepak bola Indonesia Rayana Djakasurya menyebut sepak bola Tanah Air akan sulit maju dan berprestasi apabila organisasi induk PSSI belum kuat. Kecuali Rayana selama tahun ini, PSSI masih sering kali mengeluarkan kebijakan-kebijakan blunder yang membuat mereka sering kali menjadi sasaran kritik dari pelbagai pihak. “Sepak bola itu maju apabila organisasinya kuat. Ia organisasi kuat, kompetisi menjadi sehat,” kata Rayana kepada Republika.co.id, Kamis (9/11). PSSI terpenting bagian Komisi Disiplin menjadi sorotan karena kemarin mengeluarkan keputusan menyanksi Mitra Kukar jadi kalah WO 3-0 dari Bhayangkara FC.