Kebahagiaan Tak Bisa Dibeli Ujar Ribery

Kebahagiaan Tak Bisa Dibeli Ujar Ribery

Dalam wacana berita bola dunia online Indonesia dari kami kali ini di informasikan kepada pembaca setia kami semua bahwa dalam beberapa tahun baru-baru ini ini, bursa transfer di sepak bola makin sinting saja. Harga pemain melambung tinggi. Terakhir, Neymar hijrah dari Barcelona ke Paris Saint-Germain dengan dana 222 juta euro. Menyikapi hal itu, Franck Ribery mengaku terkejut.

Tapi, bagi penggawa Bayern Munich itu, uang bukanlah segalanya. Kata dia, kebahagiaan tak bisa dibeli. “Aku tak tahu dari mana itu segala berawal. Segalanya berlangsung sangat ekstrem. Total transfer meledak luar lazim,” kata Ribery dalam wawancara di majalah GQ. “Tapi, tak ada yang berubah bagiku. Jangan lupa juga sobat football online indonesia untuk mengikuti wacana kami lainnya, tentunya seputar sepak bola online Indonesia.

Aku masih pesepak bola dari trek yang sangat membenci kekalahan. Tentu saja sepak bola merupakan profesiku. Tapi, bagiku, hal terlebih ini merupakan permainan yang kucintai dan saya merasa berbahagia olehnya.” Tumbuh di wilayah kumuh Prancis, Ribery tahu betul kerasnya hidup. Tapi, dia tak lantas mendewakan uang.

Bagi eks pemain Galatasaray tersebut, kebahagiaan tak bisa dibeli dengan uang sebanyak apa pun. Makanya, dia tak akan mudah tergiur untuk hengkang ke klub lain hanya karena tawaran menggiurkan. “Tentu saja uang punya peran dalam kehidupan. Itu penting untuk mencapai kehidupan yang bagus. Tapi, itu bukan hal pertama dan utama. Kalau bermain buruk atau tak bermain sama sekali, saya tak akan berbahagia.

Uang tak akan bisa membantu ketika berada di tempat duduk cadangan,” papar Ribery lagi. “Aku pernah memperoleh tawaran dari Tiongkok dan Qatar, tetapi sepanjang saya fit dan masih bisa bermain di tahapan tertinggi, saya tak memedulikannya. Aku tak akan pindah ke suatu tempat hanya karena uang.”