Pelatih Inzaghi Mengamuk

Pelatih Inzaghi Mengamuk

Dalam kesempatan kali ini kami informasikan artikel seputar wacana berita sepak bola Indonesia online kepada kalian semua pembaca terpercaya kami, bahwa pelatih berusia 41 tahun tersebut mengatakan ia tidak bisa mengerti bagaimana wasit bisa membuat keputusan itu. daku ia, Caicedo menempuh bola lebih dahulu dibandingi Pezzella. Justru, Pezzella yg mengangkat kakinya di depan Caicedo. Menurut kemudian membandingkan wasit tidak mengaplikasikan teknologi yg sama saat player bola Lazio dirugikan. “Di babak pertama, terjadi pelanggaran terhadap Marco Parolo, tapi VAR tidak dipakai di sana,” ungkap ia.

Inzaghi mengatakan ia tidak bermaksud menyuarakan La Viola tidak berhak membawa pulang satu angka dalam laga tersebut. Fiorentina bermain cukup baik. “Kami semestinya mencetak gol kedua, tersebut benar,” ungkap ia. Melainkan, Inzaghi menambahkan, ia merasa kecewa dengan VAR sehingga semestinya mengungkapkannya. “Kita memang semestinya terbiasa dengan VAR, baiklah, tapi pada menit ke-91, pemakaian VAR tentu saja mengecewakan,” ujar ia. Serta tak lupa pula jua untuk kami mengingatkan teman kami semua, sobat football online indonesia dapat mengikuti informasi seputar football online Indonesia terkini kami setiap harinya, seperti Capello Menurut Bonucci Kehilangan Dikala Bertahan.

Direktur Lazio Igli Tare juga betul-betul berang dengan pemakaian VAR yg merugikan timnya. Saya, ia mengejar wasit pada peluit akhir, berulang kali berteriak: ” yg kamu lihat?” Lebih lanjut, Zaini juga ingin mereka dapat membela regu bola di Liga 2, bagus Persiraja Banda Aceh ataupun Aceh United dalam rangka menciptakan program favorit pemerintah Aceh, adalah Aceh Teuga. “Ini kans untuk membawa regu Aceh, bagus Persiraja ataupun Aceh United FC ke Liga 1 musim 2019” tutupnya. Dimana tahun sebelumnya Aceh United percaya diri menghadapi tuan rumah Bintang Medan pada lomba Persaingan Sepak Bola Liga Primer Indonesia yg akan digelar di Stadion Contoh Medan, Sabtu (22/1).

“Kami seharusnya menang, minimal mencuri poin menghadapi Bintang Medan FC, meski kami berstatus sebagai tetamu di Stadion Contoh” ungkap Manager Aceh United, Syahbudin Tripa, di Medan, Jumat. Aceh United diperkuat empat player bola asing adalah Yun serta juga Ju, Park Dai Sih (Korea Selatan), Loundry (Prancis) serta juga Fiere Nyangka (Kamerun). Tapi dikala ditanya formasi yg akan diaplikasikan nantinya menghadapi Bintang Medan, Syahbudin tidak ingin membeberkannya, karna menurutnya tersebut adalah rahasia yg hanya boleh diketahui timnya. “Mengenai formasi serta juga strategi, kami tidak dapat menyebutkan, ini menjadi rahasia kami dalam menghadapi Bintang Medan nanti” katanya.